Fakta Ayam Cemani Pada Zaman Kerajaan Majapahit

Bandar Sabung Ayam, Fakta ayam Cemani pada zaman Kerajaan Majapahit. memang sudah lahir ayam yang memiliki daging,kulit, dan juga bulu yang berwarna hitam. Dan ayam cemani ini memang merupakan salah satu jenis ayam yang berasal dari Indonesia.

Fakta Ayam Cemani Pada Zaman Kerajaan Majapahit

Memiliki bentuk fisik yang sama dengan ayam lain, namun yang membedakan ayam ini adalah karena semuanya tubuh ayam ini memiliki warna hitam. Fakta Ayam Cemani pada zaman Kerajaan Majapahit dulu sudah sangat langka.

Pada zaman Kerajaan Majapahit, Masa itu di-abad yang ke-15 yang merupakan  masa-masa berjayanya kerajaan majapahit memiliki ayam cemani yang memiliki beberapa warna yaitu berwarna putih, kuning,merah dan hitam.

Fakta Ayam Cemani Pada Zaman Kerajaan Majapahit

Karena ayam ini merupakan obat yang digunakan oleh seorang petapa untuk mengobati seorang anak dari pejabat yang sedang sakit. Akan tetapi karena langka ayam ini dikawin silangkan dengan ayam jenis lain yang memiliki bulu berwarna hitam.

Namun siapa sangka ayam ini memiliki bibit dengan daging, bulu dan mata yang serba hitam. Oleh karena itu dalam bahasa sansekerta ayam ini disebutkan dengan Ayam Cemani.

Baca Juga : Cara Bermain PokerSB

Ayam jenis ini juga sering digunakan oleh orang-orang terdahulu sebagai sarana untuk mengusir roh jahat. Banyak juga sebagai penolak hal buruk yang akan terjadi. Sebagian lagi digunakan oleh para dukun untuk hal yang mistis.

Ayam Cemani pada zaman Kerajaan Majapahit memiliki 3 jenis ayam seperti Widitra, Waratratama, Kaikayi:
  • Widitra : mempunyai sapuan garis di dada,paruh,leher serta selangkang.Dipercaya bisa mendapatkan gendam asmara dan penolak bala.
  • Warastratama : di gunakan sebagai upacara adat.
  • Kaiyaki : dipercaya sebagai penangkal santet atau mengangkat santet.

Seperti di lansir dari Agen Betting dan juga Bandar Sabung AyamAyam Cemani pada zaman Kerajaan Majapahit memiliki harga yang terbilang mahal ratusan hingga jutaan rupiah.Bahkan ayam ini ada yang mencapai puluhan juta untuk seekornya saja
Menurut para peneliti dari Swedia, Menjadi hitamnya ayam cemani ini karena faktor genetik Fibromelanosis. Mereka menemukan Gen Endothelian-3 yang merupakan lapisan sel epidemis yang menghasilkan warna hitam. Jika menjelang dewasa maka gen EDN-3 akan bertambah menjadi puluhan kali lipat. Akan tetapi anehnya untuk telurnya sendiri tetap berwarna putih cream seperti telur ayam biasanya.

Bandar Judi Bola  | Agen Casino SBOBET | Promo Sabung Ayam | Bandar Sabung Ayam

1 thought on “Fakta Ayam Cemani Pada Zaman Kerajaan Majapahit”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *